Tjerita Indramajoe Doeloe #1

Credit to tropenmuseum
Selamatan di sebuah desa Jawa. Credit to tropenmuseum, 1925.
Kita dapet denger kabar setelah peperangan doenia jang kali kedua, jang kemoedian disoesoel brodjolnya Repoeblik Indonesia tanggal 17 boelan kedelapan tahoen ampat lima. Kota Indramajoe akan selamatan. Cerita Mbah Boejoet, Lebe Sindang ditoendjoek oentoek pimpin itoe atjara selamatan.

Lebe Pi’i nama orangnja. Rakjat Indramajoe itoe rameh pada datang merajakan. Itoe rakjat dapet senang hatinja, karana tiga tahoen lamanja tidak makan enak. Lebe Pi’i tiba-tiba geger, itu lebe dadakan djadi sesak napasnja poenja. Melihat Pak Lebe, napas kesoesahan dengan soesahnja, ada tamoe oendangan selamatan jang kasihan. Dengan tjepat itoe orang poekoel dengan koeat djitok-nja pak lebe.

Keloearlah dari moeloet Lebe Pi’i empal oetoeh jang gede oekoeran. Pak Lebe sangat bernafsoe makan, karana saban harinja makan seadanja. Dengan rasa maloe Lebe Pi’i itoe langsoeng poelang sadja. Semua jang hadir ikoet tertawa meledek.
***

Akun resmi terkait informasi, pengumuman dan konten blog.

Comments


EmoticonEmoticon