Pantai Legenda Tirtamaya

pantai tirtamaya jaman dulu
Pantai Tirtamaya jaman dulu. Foto/Istimewa

Jaman saya kecil, tempat rekreasi favorit adalah ke Pantai Tirtamaya. Saya ke sana naik mobil colt bak. Mobil barang itu disulap jadi mobil angkutan membawa keluarga dan tetangga. 

Sebelum berangkat, ibu sudah menyiapkan makanan dan tikar. Kesan paling mendalam antaranya saat naik mobil. Saya dan teman-teman bernyanyi sepanjang jalan. Berlomba dengan suara angin. 

Hati saya sangat senang. Kesan berikutnya adalah saat berenang dan mencari 'yingking'. Tak pelak tubuh saya diselimuti pasir. Dari ujung kaki sampai rambut. Pantai Tirtamaya banyak dikunjungi orang pada hari minggu. Lebih-lebih pada hari raya. 

Namun, kali ini saya malah sebaliknya. Pantai legenda ini jadi biasa-biasa saja. Saya lebih suka plesiran ke luar kota. Bandung atau Jakarta. Jogja atau Bali. 

Bahkan, beberapa tetangga saya yang kaya. Ia liburan ke luar negeri. Ada yang ke Arab. Ada yang Jepang atau Korea. Hongkong atau Taiwan. Malaysia atau Singapura. 

Saya jadi mikir, selera orang Indramayu sekarang boleh juga ya. Gengsinya maksud saya.
***

Akun resmi terkait informasi, pengumuman dan konten blog.

Comments


EmoticonEmoticon