Dartin Yudha dan Painting Over Old Money


Perupa dari Indramayu ini, menjelaskan karyanya disuguhkan untuk seluruh masyarakat Indramayu dan seluruh umat manusia agar lebih mencintai karya seni.

Itu kritik terhadap kemanusiaan, uang simbol untuk mempermudah kehidupan manusia dalam hal transaksi. Tapi pada kenyataannya uang juga menjadi pemicu hilangnya perikemanusiaan sehingga uang menjadi berhala.

Lukisan abstrak yang melibatkan uang kertas dan logam ini, dipilihnya sebagai karya yang dekat dengan kehidupan masyarakat, sekaligus berupaya membuat karya yang orisinal yang universal dan fenomenal.

30 tahun saya mencari uang, dengan berbagai cara. Jadi selama 30 tahun lukisan ini baru terwujud. Belum ada di dunia melukis di atas uang.

Dengan abstrak, lebih mudah membongkar kaidah-kaidah seni rupa. Banyak interpretasi yang muncul, saya mencoba membuat pintu-pintu itu bagi penikmat seni. Jelasnya kepada saya dan Mimi Wangi. [Foto/Doni Wiliam]

Akun resmi terkait informasi, pengumuman dan konten blog.

Comments


EmoticonEmoticon