[Sinopsis] Yojimbo | 1961


Poster/Limited Runs
Sejak kecil sudah jatuh cinta dengan film samurai. Kesempatan bermain dengan teman saya jadikan prioritas nomor dua. Hanya mau “dolan” setelah kartun Samurai X selesai. Betul-betul terpikat dengan amanat ceritanya. Dari pembunuh berdarah, terus 360 derajat berubah ingin menyelamatkan nyawa manusia. Bisa mengaduk emosi saya waktu itu yang usia SD. Gila, ide ceritanya humanis sekali. Mirip cerita Muhammad yang menghilangkan perbudakan di Jazirah Arab pada abad VII.

Atas dasar motivasi tersebut, saya selalu lapar dengan film-film tema samurai. Dari belasan film samurai yang ditonton, pertama kali saya mau ulas “Yojimbo” dulu. Kisah ini mengambil tesis tentang konflik di sebuah desa Jepang pada tahun 1860. Trah Seibei, pemilik rumah bordil dan Ushitora, pengusaha sake. Kedua kelompok ini saling berperang untuk memperebutkan hegemoni.

Tiada hari tanpa perang. Seibei dan Ushitora menyewa centeng-centeng pilih tanding agar mereka bisa merebut kekuasaan di desa tersebut. Desa jadi sepi, hanya satu yang diuntungkan dari situasi demikian, itu tukang peti. Semakin banyak yang mati, semakin banjir pesanan. Lalu, keadaan desa berubah setelah kedatangan Sanjuro, seorang ronin—samurai tak bertuan.

Ketika Sanjuro mempertunjukan kelihaiannya bermain pedang, satu sabetan nyawa melayang. Seibei dan Ushitora terkesima, mereka pun menawarkan uang banyak agar Sanjuro mau berada di pihaknya. Bukannya memilih salah satunya, Sanjuro malah menjebak keduanya agar saling membunuh. Warga desa pada mulanya tidak mendukung siasat Sanjuro. Setelah tahu maksud Sanjuro ingin membebaskan desa dari prahara. Maka, dukungan pun mulai berbalik padanya.

Untuk memuluskan tujuan tersebut, aral rintangan datang dari Unosuke yang punya beceng—revolver. Unosuke ini adalah adik dari Seibei. Perjuangan Sanjuro makin berat. Bukan saja ia harus selamat dari perselisihan kedua kubu, juga harus menemukan cara menghadapi senjata Unosuke.

Bagaimana akhir ceritanya, tonton aja deh! Asli, seru banget. Saya kasih bintang 4.5 untuk film yang banyak disanjung kritikus film dunia ini.
***

Akun resmi terkait informasi, pengumuman dan konten blog.

Comments


EmoticonEmoticon